PERCOBAAN 9 (MENGETAHUI KEBERADAAN MUSUH MENGGUNAKAN SENSOR DAN KONTROL RCWS)
PERCOBAAN 9
MENGETAHUI KEBERADAAN MUSUH MENGGUNAKAN SENSOR DAN KONTROL RCWS
1. Tujuan
:
Agar
Bintara Mahasiswa mampu membuat alat untuk mengetahui musuh menggunakan sensor dan kontrol RCWS
2. Alat
dan Bahan :
a. Laptop
b. Aplikasi
Delphi
c. Anydesk/Team
Viewer
d. Image
e. Shape
f. Pixel
3. Teori
:
a. Jelaskan tentang penggunaan Image dalam Map
Image dalam map digunakan untuk menampilkan gambar atau peta di dalam aplikasi atau website yang berkaitan dengan informasi geospasial. Penggunaan image pada map sangat penting karena memungkinkan pengguna untuk melihat data geospasial secara visual dengan memanfaatkan gambar atau peta yang terintegrasi dalam aplikasi atau website.
Beberapa cara penggunaan image pada map antara lain:
1. Menampilkan peta: Image dapat digunakan untuk menampilkan peta atau citra satelit dalam aplikasi atau website map. Gambar peta akan membantu pengguna untuk lebih memahami lokasi dan informasi geospasial lainnya yang terkait dengan wilayah tertentu.
2. Menambahkan marker atau simbol: Image juga dapat digunakan untuk menambahkan marker atau simbol pada peta. Misalnya, pengguna dapat menambahkan marker untuk menandai lokasi kantor atau toko pada peta. Marker tersebut biasanya berupa gambar kecil yang dapat dipilih sesuai dengan kategori atau jenis titik di peta.
3. Menggambarkan rute atau jalan: Image dapat digunakan untuk menggambarkan rute atau jalan pada peta. Misalnya, pengguna dapat menambahkan gambar panah atau garis pada peta untuk menunjukkan rute perjalanan atau jalan yang harus diambil untuk sampai ke suatu tempat.
4. Melakukan zoom in dan zoom out: Image memungkinkan pengguna untuk melakukan zoom in dan zoom out pada peta. Fitur ini sangat penting karena memungkinkan pengguna untuk melihat detail peta dengan lebih jelas atau mengerluarkan tampilan peta untuk melihat wilayah yang lebih besar.
5. Menambahkan informasi tambahan: Image juga dapat digunakan untuk menambahkan informasi tambahan pada peta, seperti legenda, skala, atau koordinat. Informasi tambahan ini akan membantu pengguna dalam memahami informasi geospasial yang disajikan dalam peta.
Dalam Delphi, dapat menggunakan komponen TImage untuk menampilkan gambar atau peta pada aplikasi, sedangkan untuk menambahkan fitur interaktif pada peta, dapat menggunakan komponen TMapControl pada Delphi XE5 dan yang lebih baru.
Gambar 1.1. Contoh penggunaan
Image dalam Map
b. Jelaskan tentang penggunaan Shape
Shape pada Delphi adalah salah satu komponen visual yang memungkinkan pengguna untuk menampilkan bentuk-bentuk dasar seperti kotak, lingkaran, segitiga, dll. di dalam aplikasi yang dibuat dengan Delphi. Shape biasanya digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat bar atau grafik sederhana, atau sebagai elemen lain dalam tampilan aplikasi yang lebih kompleks.
Penggunaan Shape dalam aplikasi Delphi dapat memberikan beberapa manfaat bagi pengembang, antara lain:
1. Fleksibilitas: Shape sangat fleksibel dalam penggunaannya dan mudah untuk dimodifikasi. Anda dapat membuat bentuk apapun yang Anda inginkan, dan juga dapat mengubah warna, ukuran, posisi, dan pengaturan lainnya dengan mudah.
2. Kinerja yang cepat: Shape menggunakan sedikit sumber daya sistem yang membuat tampilan lebih cepat daripada interface yang dibuat dengan gambar yang besar.
3. Interaktif: Shape dapat diatur untuk merespons kejadian aksi pengguna, seperti ketika diklik dan di scroll mouse, ini dapat membantu meningkatkan interaksi user dengan aplikasi yang dibuat.
4. Pemrograman yang mudah: shape bisa diprogram untuk melakukan suatu aksi dan juga memiliki banyak properti yang bisa dilakukan untuk meng- custom tampilannya sesuai dengan aplikasi.
Pada Delphi, shape dapat diakses melalui komponen TShape. Komponen TShape sangat mudah digunakan untuk menambahkan shape ke dalam form aplikasi Delphi. Beberapa properti penting dari komponen TShape adalah Style (untuk mengatur bentuk Shape), PenColor dan BrushColor (untuk mengatur warnanya), dan lainnya. Dalam membuat aplikasi berbasis geospasial, shape sangat baik digunakan untuk menunjukkan titik atau point of interest pada peta atau sebagaia pengisi ruang pada peta yang masih kosong.
Gambar 1.2. Contoh penggunaan Shape
c. Jelaskan tentang Pixel
Pixel adalah elemen terkecil pada sebuah gambar digital yang dapat ditampilkan pada layar monitor, televisi, atau perangkat tampilan lainnya. Pixel berasal dari kata picture element, yang merupakan satuan dasar dari sebuah gambar digital. Setiap pixel memiliki warna dan koordinat spesifik pada gambar.
Pixel biasanya ditunjukkan dengan titik-titik kecil dengan warna tertentu yang tersusun secara teratur untuk membentuk gambar yang lebih besar. Semakin banyak pixel yang terdapat pada gambar, akan semakin tinggi resolusi dan kualitas gambar tersebut. Kualitas gambar yang rendah biasanya disebabkan oleh jumlah pixel yang sedikit atau pixel yang berukuran besar.
Setiap piksel pada gambar digital dapat ditampilkan dalam berbagai format dan ukuran, tergantung pada jenis file gambar yang digunakan. Beberapa jenis format gambar digital yang umum digunakan adalah JPEG, PNG, BMP, dan GIF.
Dalam dunia komputasi, pixel juga memiliki peran penting dalam pengolahan gambar dan grafis. Misalnya, penggunaan teknologi raster yang mengolah gambar berdasarkan piksel-nya, atau dalam pengolahan citra digital dan pengenalan pola.
Kesimpulannya, pixel adalah elemen
terkecil pada gambar digital yang menentukan kualitas, resolusi, dan warna dari
gambar tersebut. Pixel memiliki peran penting dalam pengolahan gambar dan
grafis serta dalam teknologi raster dan pengolahan citra digital.
4. Langkah
Percobaan:
a. Flowchart
b. Coding
procedure TForm1.Edit1Change(Sender: TObject);
begin
if Edit1.Text='7' then
begin
Shape1.Visible:=True;
Shape2.Visible:=False;
Shape3.Visible:=False;
Shape4.Visible:=False;
Shape5.Visible:=False;
Shape6.Visible:=False;
Shape7.Visible:=False;
Shape8.Visible:=False;
sndPlaySound('D:\D4#7 TELKOMMIL\SEMESTER 3\BAHAS PEMROGRAMAN\DELPHI\PERCOBAAN DELPHI\percobaan 9\DTMF\D1.wav', SND_SYNC);
Timer1.Enabled:=True;
end
else
if Edit1.Text='Y' then
begin
Shape1.Visible:=False;
Shape2.Visible:=True;
Shape3.Visible:=False;
Shape4.Visible:=False;
Shape5.Visible:=False;
Shape6.Visible:=False;
Shape7.Visible:=False;
Shape8.Visible:=False;
sndPlaySound('D:\D4#7 TELKOMMIL\SEMESTER 3\BAHAS PEMROGRAMAN\DELPHI\PERCOBAAN DELPHI\percobaan 9\DTMF\D2.wav', SND_SYNC);
Timer1.Enabled:=True;
end
else
if Edit1.Text='U' then
begin
Shape1.Visible:=False;
Shape2.Visible:=False;
Shape3.Visible:=True;
Shape4.Visible:=False;
Shape5.Visible:=False;
Shape6.Visible:=False;
Shape7.Visible:=False;
Shape8.Visible:=False;
sndPlaySound('D:\D4#7 TELKOMMIL\SEMESTER 3\BAHAS PEMROGRAMAN\DELPHI\PERCOBAAN DELPHI\percobaan 9\DTMF\D2.wav', SND_SYNC);
Timer1.Enabled:=True;
end
else
if Edit1.Text='M' then
begin
Shape1.Visible:=False;
Shape2.Visible:=False;
Shape3.Visible:=False;
Shape4.Visible:=True;
Shape5.Visible:=False;
Shape6.Visible:=False;
Shape7.Visible:=False;
Shape8.Visible:=False;
sndPlaySound('D:\D4#7 TELKOMMIL\SEMESTER 3\BAHAS PEMROGRAMAN\DELPHI\PERCOBAAN DELPHI\percobaan 9\DTMF\D2.wav', SND_SYNC);
Timer1.Enabled:=True;
end
else
if Edit1.Text='6' then
begin
Shape1.Visible:=False;
Shape2.Visible:=False;
Shape3.Visible:=False;
Shape4.Visible:=False;
Shape5.Visible:=True;
Shape6.Visible:=False;
Shape7.Visible:=False;
Shape8.Visible:=False;
sndPlaySound('D:\D4#7 TELKOMMIL\SEMESTER 3\BAHAS PEMROGRAMAN\DELPHI\PERCOBAAN DELPHI\percobaan 9\DTMF\D2.wav', SND_SYNC);
Timer1.Enabled:=True;
end
else
if Edit1.Text='J' then
begin
Shape1.Visible:=False;
Shape2.Visible:=False;
Shape3.Visible:=False;
Shape4.Visible:=False;
Shape5.Visible:=False;
Shape6.Visible:=True;
Shape7.Visible:=False;
Shape8.Visible:=False;
sndPlaySound('D:\D4#7 TELKOMMIL\SEMESTER 3\BAHAS PEMROGRAMAN\DELPHI\PERCOBAAN DELPHI\percobaan 9\DTMF\D1.wav', SND_SYNC);
Timer1.Enabled:=True;
end
else
if Edit1.Text='H' then
begin
Shape1.Visible:=False;
Shape2.Visible:=False;
Shape3.Visible:=False;
Shape4.Visible:=False;
Shape5.Visible:=False;
Shape6.Visible:=False;
Shape7.Visible:=True;
Shape8.Visible:=False;
sndPlaySound('D:\D4#7 TELKOMMIL\SEMESTER 3\BAHAS PEMROGRAMAN\DELPHI\PERCOBAAN DELPHI\percobaan 9\DTMF\D1.wav', SND_SYNC);
Timer1.Enabled:=True;
end
else
if Edit1.Text='N' then
begin
Shape1.Visible:=False;
Shape2.Visible:=False;
Shape3.Visible:=False;
Shape4.Visible:=False;
Shape5.Visible:=False;
Shape6.Visible:=False;
Shape7.Visible:=False;
Shape8.Visible:=True;
sndPlaySound('D:\D4#7 TELKOMMIL\SEMESTER 3\BAHAS PEMROGRAMAN\DELPHI\PERCOBAAN DELPHI\percobaan 9\DTMF\D1.wav', SND_SYNC);
Timer1.Enabled:=True;
end
end;
procedure TForm1.Timer1Timer(Sender: TObject);
begin
sndPlaySound('D:\D4#7 TELKOMMIL\SEMESTER 3\BAHAS PEMROGRAMAN\DELPHI\PERCOBAAN DELPHI\percobaan 9\DTMF\D0.wav', SND_SYNC);
Timer1.Enabled:=False;
end;
end.
5. Hasil
dan Pembahasan
a. Hasil Video
b. Pembahasan
Dalam
praktikum percobaan 9 ini membahas bagaimana kita dapat memberikan infomasi ke
komando atas dengan mengetahui keberadaan musuh apabila memasuki wilayah yang sudah kita pasang sensor sesuai arah mata angin. Kemudian RCWS yang sudah kita beri kendali jarak jauh/otomatis bisa membaca bahwa ada kedatangan musuh dari arah utara sehingga robot tersebut bisa menembakan munisi secara otomatis dan tepat sesuai arah datangnya musuh.
6. Kesimpulan
Dalam mengantisipasi kedatangan musuh dari berbagai arah, RCWS menjadi elemen kunci dalam menjaga keamanan dan memberikan respons yang cepat. Kemampuan sistem untuk membaca dan mendeteksi ancaman dari berbagai sudut memastikan respons yang tepat waktu dan efektif terhadap perkembangan situasi.
Penerapan teknologi sensor
canggih pada RCWS memungkinkan pemindaian area yang luas dan deteksi dini
terhadap pergerakan musuh. Dengan integrasi sistem penglihatan yang andal, RCWS
dapat mengidentifikasi ancaman potensial bahkan sebelum mereka mendekati titik
kritis.
Keunggulan RCWS terletak pada
kemampuannya untuk mengarahkan senjata secara otomatis ke sumber ancaman,
meminimalkan waktu respons manusia, dan meningkatkan ketepatan tembakan. Dengan
demikian, sistem ini tidak hanya meningkatkan keandalan pertahanan dari
serangan multi-arahan tetapi juga memberikan keunggulan taktis yang signifikan.
Secara keseluruhan, RCWS yang
dapat membaca kedatangan musuh dari berbagai arah memberikan lapisan pertahanan
yang kuat dan respons instan, menjadikannya aset yang sangat berharga dalam
konteks keamanan dan pertahanan.
.


